INFRASTRUKTUR : Gubernur Minta BP JSS Dibentuk

09 Januari 2013

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. mendesak Pemerintah Pusat segera membentuk badan pelaksana jembatan Selat Sunda (BP JSS).

Menurut Gubernur, dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 86/2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda disebutkan bahwa badan pelaksana JSS dibentuk paling lambat tiga bulan setelah perpres keluar. Namun, hampir lima bulan setelah perpres terbit awal Desember 2011 lalu, sampai saat ini badan pelaksana belum juga terbentuk.


Jika pembentukan badan pelaksana ini terus diundur, Gubernur khawatir rencana pemancangan tiang pertama JSS pada April 2014 mendatang ikut mundur.

"Untuk itu saya kirim surat kepada Menko Perekonomian Pak Hatta Rajasa agar segeralah membentuk badan pelaksana ini. Badan pelaksana ini kan yang menjadi motor penggerak pembangunan JSS. Semakin lama badan ini terbentuk maka semakin lama pula JSS dibangun," kata Gubernur saat menerima panitia seminar nasional infrastruktur yang disponsori Lampung Post di ruang kerjanya, Kamis (26-4).

Sjachroedin juga mengatakan perwakilan Pemprov akan diupayakan duduk dalam badan pelaksana ini. Dengan demikian, pengembangan kawasan strategis JSS bisa dimonitor dan diarahkan oleh Pemprov agar JSS memiliki manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Lampung.

"Bisa saja Wagub atau Kepala Bappeda yang kita arahkan duduk di badan pelaksana. Yang jelas harus ada wakil Lampung," ujarnya.

Selain belum terbentuknya badan pelaksana, sampai saat ini perjanjian konsorsium yang terdiri dari BUMD asal Lampung (Lampung Jasa Utama), BUMD asal Banten (Banten Global Development), dan mitra strategis (Bangungraha Sejahtera Utama) juga belum ditandatangani. Beberapa waktu lalu, Kepala Bappeda Lampung Fahrizal Darminto mengatakan draf perjanjian konsorsium ini sedang dimatangkan.

Setelah resmi terbentuk, konsorsium akan memulai penyusunan studi kelayakan. "Studi kelayakan ini ditargetkan selesai April 2014. Setelah itu tender terbuka bisa dilakukan, dan pemenangnya bisa memulai pembangunan proyek," kata Fahrizal.

Pada tender terbuka ini, konsorsium JSS sendiri akan mendapat keistimewaan dengan langsung mendapat poin 10%. Jika pada hasil penilaian konsorsium kalah tender, konsorsium dikonfirmasi lagi apakah bisa menutup kekurangan dan mampu memberi penawaran dengan nilai yang lebih baik dari pemenang tender.

"Kesempatan untuk daerah terlibat dalam megaproyek ini memang sangat besar. Kami harapkan seluruh masyarakat mulai bersiap ikut serta dalam pembangunan JSS," kata dia. (LIN/K-1)

Sumber:http://lampungpost.com/bandarlampung/33402-infrastruktur--gubernur-minta-bp-jss-dibentuk.html