Jembatan Selat Sunda Warisan Besar SBY

10 Januari 2013

JAKARTA – Partai Demokrat akan mendorong dan memperjuangkan pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) dimulai dalam pemerintahan periode ini.

JSS sebagai proyek pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus menjadi warisan besar yang melegenda. “Jembatan Selat Sunda ini harus menjadi heritage Pak SBY dan harus mulai dibangun sebelum Pak SBY lengser. Partai Demokrat akan berdiri paling depan untuk mengawal dan menyetujui rencana tersebut,” kata Ketua DPP Partai Demokrat Achsanul Qosasi di Jakarta kemarin.

Achsanul mengungkapkan, pembangunan JSS merupakan ide brilian karena dari sisi perekonomian sangat strategis. Selain itu, menghubungkan Jawa dan Sumatera adalah memperkuat persatuan. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak merealisasikan proyek itu secepatnya. “Perpres sudah keluar dan harus dijalankan,” ujarnya.

Anggota Komisi XI DPR itu mengaku heran proyek yang perpresnya sudah keluar malah ribut tentang biaya feasibility study (FS) atau studi kelayakan. Dia menjelaskan biaya FS itu Rp4 triliun. Tetapi jika memang ada pihak swasta yang berminat, pihaknya mempersilakan.


“Jika memang ada pihak swasta, APBN kita bisa arahkan ke tempat lain. Swasta harus diberikan kesempatan. Jika swasta nanti mendapat privilese itu hal yang wajar karena kita juga harus arif menghargai ide, perjuangan, dan upaya yang telah dikeluarkan oleh pihak swasta,” ungkapnya.

Sebelumnya Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum juga mengharapkan JSS segera dibangun pada masa pemerintahan Presiden SBY. Apalagi, proyek itu sudah lama menjadi perhatian Presiden.

Jika benar-benar terwujud, JSS akan menjadi salah satu warisan bangsa. Anas juga meminta anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat untuk mendukung pembangunan JSS tersebut. Sebab dampaknya akan terasa bagi rakyat. (rahmat sahid)

add comment :

Message