• Slider 5
  • Slider 4
  • Slider 2
  • Slider 1

14 Januari 2013

Perpres Kawasan Strategis Nasional terbit 2013

​JAKARTA. Pemerintah akan segera merilis peraturan baru tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN). Peraturan baru ini akan mendukung pembangunan willayah di sekitar kawasan Jembatan Selat Sunda (JSS). Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum Imam S. Ernawi  mengatakan, pembentukan Peraturan Presiden (Perpres) ini akan menjadi patokan penataan ruang di sekitar kawasan strategis dan mendukung perekonomian daerah. "Perpres kawasan strategis nasional ditargetkan terbit pada 2013," ujarnya kepada KONTAN, Kamis (8/11). Menurut Imam, penetapan Perpres Tata Ruang KSN merupakan amanat Pasal 123 Peraturan Pemerintah Nomo...
13 Januari 2013

Ahli Indonesia Siap Bangun Jembatan Selat Sunda

VIVAnews - Kepala lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJKN) Tri Widjajanto, menilai pembangunan jembatan Selat Sunda oleh Indonesia bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.  "Saat ini saya rasa Indonesia sudah siap untuk membangun jembatan sekelas jembatan Selat Sunda," jelasnya dalam konferensi pers di kantor Badan Pegawas Jalan Tol, Jakarta, Rabu 5 September 2012. Tri menampik adanya kekhawatiran terjadinya peristiwa yang sama dengan jembatan Kukar yang roboh tahun lalu. Menurutnya, sumber daya manusia Indonesia yang akan membangun jembatan Selat Sunda cukup mumpuni untuk mencegah insiden yang sama terulang kembali. Dari segi...
10 Januari 2013

Menteri PU optimis pencapaian program 100 hari

Dalam program 100 hari, Departemen Pekerjaan Umum (PU) akan memastikan pekerjaan-pekerjaan baik pembangunan baru maupun pemeliharaan dapat diinventarisasi. Demikian disampaikan Menteri PU Djoko Kirmanto dalam The Interview di Metro TV, Rabu (23/12).   “Dalam program 100 hari ada lima pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh Departemen PU. Yakni, penyediaan air minum di sekitar 1.379 daerah tertinggal dan daerah masyarakat miskin,” kata Djoko Kirmanto....
10 Januari 2013

Jembatan Selat Sunda Agar Segera Dibangun

MERAK (Pos Kota) – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak nampaknya belum mampu mengurai penumpukan truk di Pelabuhan Penyeberangan Merak. Penumpukan kendaraan angkutan barang yang akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheuni, Lampung, msih saja terus terjadi di Pelabuhan Merak. Berkaitan dengan itu, supir truk sepakat bahwa rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) sangat mendesak untuk segera direalisasikan. Pasalnya, jika pembangunan jembatan tersebut tidak dipercepat, maka kesemrawutan di Pelabuhan Merak makin tidak terkendali dan merugikan berbagai pihak, termasuk para supir. Ta...
10 Januari 2013

Pembangunan Jembatan Selat Sunda Temui Titik Cerah

JAKARTA - Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang sempat terhambat lantaran adanya sedikit konflik, nampaknya akan berjalan kembali. Tim 7 yang ditugaskan untuk melakukan kajian pada jembatan penghubung Pulau Sumatera dan Pulau Jawa ini telah memberikan laporan. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, selaku Tim Tujuh menuturkan, JSS akan tetap dibangun tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Keputusan untuk tetap melakukan pembangunan JSS tanpa menggunakan APBN telah diambil saat rapat koordinasi Kementerian di Kemenko Perekonomian yang dipimpin langsung Menteri Perekono...
10 Januari 2013

Jembatan Selat Sunda Bisa Dilewati Kereta Sepanjang 750 Meter

Kamis, 11/10/2012 14:54 WIB Jakarta - Mega Proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) sepanjang 29 Km diperkirakan akan selesai 2020. Bakal calon jembatan terpanjang di Indonesia dan dunia ini tidak hanya dilewati kendaraan mobil saja namun juga akan dilewati kereta api. Konsultan Jembatan Selat Sunda, Wiratman Wangsadinata mengatakan desain yang dibuat dari Anyer sampai Palembang dibuat hampir lurus, sehingga nantinya bisa dilewati Kerata Api. "Desain yang dibuat dalam pembangunan JSS hampir lurus, jadi nanti sangat mudah dilewati kereta api," kata Wiratman dalam diskusi panel JSS di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (1...
10 Januari 2013

Hatta: Proyek Jembatan Sunda Tak Mandek

VIVAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera tak mandek. Proyek itu tetap akan mulai dibangun pada 2014. "Jembatan Selat Sunda masih diselesaikan draf perjanjiannya dan sekarang dalam tahap pembentukan badan," ujar Hatta di kantornya, Jakarta, Selasa 5 Juni 2012. Hatta menegaskan, pemerintah ingin memastikan perjanjian kerja sama dengan swasta itu dapat berjalan dengan baik. Sebab, Jembatan Selat Sunda ini merupakan salah satu dari gabungan megaproyek pengembangan kawasan Selat Sunda yang akan dibangun pemerintah....
09 Januari 2013

Seminar Nasional Persiapan Pembangunan Jembatan Selat Sunda

Serang, Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Provinsi Banten dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) menyelenggarakan Seminar Nasional Persiapan Masyarakat Banten dalam rangka Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) pada hari rabu (9/5/2012). Direktur Pengembangan Kerjasama Pemerintah dan Swasta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Bastary Pandji Indra pada kesempatan tersebut memaparkan peran strategis infrastruktur. Peran dimaksud antara lain sebagai roda penggerak ekonomi, pendorong peningkatan produktivitas ekonomi, dan mempersempit kesenjangan antardaerah. Jembatan Selatan S...
09 Januari 2013

Hatta: JSS tak bisa pisah dari KSISS

Penulis: Maikel Jefriando - Sindonews Selasa, 17 Juli 2012 ? 14:07 WIB Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menekankan pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) tidak akan bisa dilepaskan dari pembangunan Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS). Pasalnya, jika itu terpisah, maka menurutnya jembatan penghubung Banten dan Lampung tersebut tidak akan dibangun. "Tidak-tidak. Kalo dipisahkan secara ekonomis tidak akan dibangun," ucap Hatta kala ditemui wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (17/7/2012)....
09 Januari 2013

Jembatan Selat Sunda Operasi, Ekonomi Banten Bakal Meningkat Teknologi

BANTENPOST - Jembatan Selatan Sunda (JSS) yang menghubungkan pulau Sumatera dan Jawa dipastikan terealisasi setelah sebelumnya hanya wacana sejak 10 tahun lalu. JSS diperkirakan akan menelan biaya kurang lebih 200 trilyun, salah satu pihak swasta yang sudah siap untuk melaksanakan proyek tersebut adalah perusahaan milik Tomy Winata yaitu PT Bangun Graha Sejahtera Mulia. Jika JSS benar-benar terealiasi, dipastikan akan bermapak positif terhadap perekonomian Banten dan bangsa ini tentunya. Dalam seminar di kampus Untrita Banten kemarin tentang penyemabutan pembangunan JSS. Direktur Pengembangan Kerjasama Pemerintah dan Swasta Kementerian Pe...
09 Januari 2013

Jembatan Selat Sunda Diseminarkan

SERANG, KOMPAS.com- Seminar Nasional Persiapan Masyarakat Banten Menyambut Pembangunan Jembatan Selat Sunda digelar di Auditorium Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten, Rabu (9/5/2012) pagi. Direktur Pengembangan Kerjasama Pemerintah dan Swasta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Bastary Pandji Indra pada kesempatan tersebut memaparkan peran strategis infrastruktur. Peran dimaksud antara lain sebagai roda penggerak ekonomi, pendorong peningkatan produktivitas ekonomi, dan mempersempit kesenjangan antardaerah. Jembatan Selatan Sunda (JSS) disebutkan sebagai proyek strategis nasional dalam mewujudkan program Master P...
09 Januari 2013

INFRASTRUKTUR : Gubernur Minta BP JSS Dibentuk

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. mendesak Pemerintah Pusat segera membentuk badan pelaksana jembatan Selat Sunda (BP JSS). Menurut Gubernur, dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 86/2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda disebutkan bahwa badan pelaksana JSS dibentuk paling lambat tiga bulan setelah perpres keluar. Namun, hampir lima bulan setelah perpres terbit awal Desember 2011 lalu, sampai saat ini badan pelaksana belum juga terbentuk. Jika pembentukan badan pelaksana ini terus diundur, Gubernur khawatir rencana pemancangan tiang pertama JSS pada April 2014 mend...
09 Januari 2013

JSS Mampu Tahan Gempa 8 SR

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Jembatan Selat Sunda (JSS) akan menggunakan teknologi tahan gempa sampai lebih dari 8 skala richter (SR). Presiden Direktur PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) Agung R Prabowo mengatakan, penggunaan teknologi tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa lebih dari 8 SR di Sumatera bagian selatan. "Patahan gempa terdapat di Sumatera. Konstruksi jembatan akan dibuat supaya tahan gempa lebih dari 8 SR," kata Agung kepada Tribunlampung.co.id, Senin (30/4).(Ridwan) Sumber: http://lampung.tribunnews.com/2...
07 Januari 2013

Harapan Warga Lampung: Segeralah Bangun Jembatan Selat Sunda!

LAMPUNG (Pos Kota) -Rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) sepanjang 27, 4 Km, yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera, diperkirakan menelan dana mencapai Rp 225 triliun, hingga sekarang masih menunggu kepastian. Rupanya warga Lampung sudah tidak sabar. Seperti Fery ,40, warga Kemiling, Bandarlampung, mengharapkan pembangunan JSS tersebut segera terealisasi dan jangan terlalu lama. “Saya terkadang kesal kalau harus menunggu saat terjadi macet di Pelabuhan Bakauheni, yang disebabkan antrean kendaraan karena tidak bisa menyeberang,”katanya. “Kemacetan sepajang 6 Km, di Pelabuhan Bakauheni...
07 Januari 2013

BUMN Dilibatkan dalam Proyek JSS. BUMN tersebut akan melebur dalam PT Graha Banten Lampung Sejahtera

VIVAnews - Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, menyatakan bahwa nantinya Badan Usaha Milik Negara akan diikutsertakan dalam pembangunan Jembatan Selat Sunda. BUMN tersebut akan melebur dalam PT Graha Banten Lampung Sejahtera. Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, mengatakan bahwa pemerintah masih membuka kemungkinan pengerjaan proyek jembatan sepanjang 29 kilometer itu oleh salah satu BUMN. ...
07 Januari 2013

BUMN Dapat Jatah Garap Proyek Jembatan Selat Sunda

Jakarta - Menteri Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) dan kawasan di sekitar jembatan tidak akan menggunakan dana dari APBN. Nantiya BUMN akan mendapatkan jatah pembangunan JSS bersama dengan inisiator. Demikian disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (6/11/2012). "Tadi saya jelaskan bahwa JSS tetap akan dibangun non-APBN, merupakan kawasan terintegrasi tidak hanya jembatan saja tapi dengan kawasan," ujarnya. Hatta menambahkan nantinya akan dibentu...

21 Maret 2013

Hatta Pastikan Jembatan Selat Sunda tidak Pakai APBN

Metrotvnews.com, Bandarlampung: Proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) dipastikan segera terealisasi, dengan catatan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).  "Jangan bebani APBN dengan JSS," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Bandarlampung, Rabu (20/3).  Dengan kata lain, proses pembangunan JSS akan menggunakan dana pihak ketiga.   Sebelumnya Hatta Rajasa membuka Rapat Koordinasi Gubernur (Rakorgub) se-Sumatra dan Rako...
21 Maret 2013

Di Jerman, SBY Tegaskan Kelanjutan Jembatan Selat Sunda

Berlin. Meski saat ini masih terjadi kontroversi, pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) harus tetap direalisasikan untuk mengakselarasi pembangunan Sumatera dan Jawa. Seperti tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), pemerintah serius mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi  untuk menciptakan konektivitas dan melancarkan logistik. "Memang saat ini ada sedikit kontroversi. Tapi, JSS harus kita bangun karena sangat strategis dalam jangka panjang," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara Silaturahim Presiden dengan  Diaspora  Indonesia di Jerman, Selasa (5/3) waktu setempat. Hadir...
14 Januari 2013

TW: Siapapun Pelaksananya yang Penting JSS Dibangun

​Jakarta - Pemilik Artha Graha Network Tomy Winata mengaku akan selalu bersikap patuh dan loyal terhadap apapun keputusan resmi pemerintah pusat dan juga Pemda Lampung dan Banten. Hal ini terkait rencana revisi Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS), yang akan diputuskan hari ini. Menurutnya apapun yang terjadi, sebagai bagian dari pemrakarsa JSS/KSISS, ia akan loyal menyesuaikan Perpres soal JSS. Tomy menganggap, aturan itu harus secara syah dan legal, demi kredibil...
12 Januari 2013

Banten dan Lampung Siap Bangun Jembatan Selat Sunda

Metrotvnews.com, Banten: Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan Gubernur Lampung Sjahroeddin ZP optimistis proyek jembatan Selat Sunda dicanangkan tahun 2014. Keyakinan kedua gubernur itu menguat setelah ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Irman Gusman mendukung Pemerintah Provinsi Banten dan Lampung menyiapkan proyek jembatan Selat Sunda tersebut.   Silang pendapat sejumlah menteri soal kawasan strategis infrastruktur Selat Sunda hanyalah sebuah dinamika yang tid...
10 Januari 2013

Pengusaha Indonesia-Cina Bekerja Sama Membangun Mega Proyek

Liputan6.com, Jakarta: Kunjungan Presiden Megawati Sukarnoputri ke Cina menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama di bidang ekonomi. Sejauh ini, kontrak kerja sama yang sudah ditawarkan mencapai US$ 400 juta kredit ekspor. Kesepakatan itu di antaranya adalah pembangunan double tracking atau jalur ganda kereta api di sebagian jalur di Jawa Tengah. Proyek tersebut rencananya akan dimulai pada Juli mendatang. "Pemerintah telah mengirim Tim Teknis ke Cina untuk membicarakan proyek tersebut," kata Mente...
10 Januari 2013

Wapres Setuju Pembangunan Jembatan Selat Sunda

Bandarlampung (ANTARA News) - Wakil Presiden Jusuf Kalla atas nama pemerintah menyatakan setuju pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS), namun mengingatkan agar diperhitungkan dengan benar nilai ekonomisnya sehingga tak menimbulkan masalah nantinya.   "Kita setuju, sangat setuju. Ini sangat penting, sangat baik sekali," kata Wapres Jusuf Kalla setelah mendengar pemaparan soal rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda di Lampung, Rabu.  ...
10 Januari 2013

JSS Pacu Perbaikan Infrastruktur

MEGAPROYEK jembatan Selat Sunda (JSS) diharapkan bakal mendukung program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) melalui penguatan konektivitas koridor I (Sumatera) dan 2 (Jawa). Namun, proses pembangunan JSS masih harus menunggu studi kelayakan selesai agar megaproyek tersebut dapat berjalan sesuai rencana. "Pembahasan studi kelayakan dibicarakan beberapa hal termasuk basic design seperti apa," kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum Achmad Hermanto Dardak di sela-sela acara seminar JSS di Kampus UI Depok, Rabu (9-5). Wakil Menteri berharap pelaksanaan pembangunan JSS akan dimulai 2014. Pihakn...
10 Januari 2013

Jembatan Selat Sunda Warisan Besar SBY

JAKARTA – Partai Demokrat akan mendorong dan memperjuangkan pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) dimulai dalam pemerintahan periode ini. JSS sebagai proyek pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus menjadi warisan besar yang melegenda. “Jembatan Selat Sunda ini harus menjadi heritage Pak SBY dan harus mulai dibangun sebelum Pak SBY lengser. Partai Demokrat akan berdiri paling depan untuk mengawal dan menyetujui rencana tersebut,” kata Ketua DPP Partai Demokrat Achsanul Qosasi di Jakarta kemarin. Achsanul mengungkapkan, pembangunan JSS merupakan ide brilian karena dari sisi perekonomian sangat strategis....
09 Januari 2013

Proyek Jembatan Selat Sunda Serap 82.736 Naker

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah menargetkan penyerapan tenaga kerja dari proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) sebanyak 82.736 tenaga kerja. Hal tersebut diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Armida Alisjahbana di Jakarta, Selasa (15/5/2012). Penyerapan tenaga kerja ini masuk dalam target pemerintah untuk periode 2012-2014, khususnya koridor Sumatera. Berdasarkan data Bappenas, total target investasi pemerintah untuk periode 2012-2014 mencapai Rp2.225 triliun, dengan target penyerapan tenaga kerja 4.731.770 orang. Target tersebut dikelompokan dalam 6 koridor yaitu koridor Sumatera den...
09 Januari 2013

Kawasan Strategis Butuh Integrasi

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Sebagai kawasan strategis, Lampung harus bisa menjadi kota industri yang terintegrasi dengan kehadiran jembatan Selat Sunda (JSS). Hal ini terkait dengan telah diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) 86/2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis Selat Sunda. Kawasan strategis ini bukan hanya JSS sepanjang 29 km dengan lebar 60 m, melainkan juga utility pendukungnya seperti jalan tol, pipa gas, serta pengembangan kawasan ekonomi di kaki JSS baik di Lampung maupun di Banten, ujar Deputi V Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Lucky Eko Wuryanto. Nilai investas...
09 Januari 2013

JEMBATAN SELAT SUNDA: Bisa pacu ekonomi Jawa & Sumatra

JAKARTA: Pemerintah yakin pengembangan Jembatan Selat Sunda akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa dan Sumatera masing-masing sebesar 5,7% dan 8,8% per tahun. Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak memproyeksikan pembangunan kawasan strategis nasional Jembatan Selat Sunda (JSS) akan membawa pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa meningkat 1,2% dari pertumbuhan saat ini yang sebesar 4,5% per tahun. "Pulau Sumatera akan mengalami loncatan pertumbuhan dari 4,9% menjadi 8,8% per tahun pada periode 2014-2030," katanya dalam Seminar Dampak Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Bagi Pertumbuhan Ekon...

09 Januari 2013

ADVANCED SUSPENSION BRIDGE TECHNOLOGY & THE FEASIBILITY OF THE SUNDA STRAIT BRIDGE

SYNOPSIS The development of long span suspension bridges world wide is first reviewed to identify what the limit of span lengths would be for crossing the Sunda Strait. Its scientific background shows that this development can be divided into three successive generations, the third of which being the latest and most advanced one, capable of achieving ultra-long spans. Therefore, the technology of the third generation should undoubtedly be applied for crossing the deep and wide sea valleys of the Sunda Strait. Based on unit costs derived from recent suspension bridge projects, the construction cost of the Sunda Strait Bridge is then assessed and based on the anticipated traffic vol


FAQ: Frequently Asked Questions

Dimanakah lokasi Pembangunan Jembatan Selat Sunda?
Lokasi JSS yaitu di Selat Sunda yaitu Selat yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa di Indonesia

Berapakah panjang Jembatan Selat Sunda?
Diperkirakan sekitar 29 KM

Berapakah tinggi jembatan dari air laut (vertical clearance)?
± 86 Meter diatas permukaan laut

Apakah Type Jembatan Selat Sunda?
Tiga seksi Jembatan Bentang Pendek & 2 Seksi Jembatan Bentang Panjang (Jembatan Gantung)

Berapakah panjang bentang utama (Main Span)?

Panjang bentang sekitar 2200 meter

Apa latar belakang rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda ini?
Selain untuk mengatasi kemacetan yang terjadi pada penyeberangan antara Merak dan Bakauheni, JSS dibuat  untuk menjadi solusi permasalahan distribusi logistik, meningkatkan konektivitas nasional dan regional, menciptakan kawasan-kawasan ekonomi baru, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, untuk akhirnya meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat ketahanan nasional, memperkuat persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

Bagaimana rancangan jembatan ini, model dan teknologi seperti apa yang akan dipergunakan mengingat jembatan ini akan dibangun di barisan gunung berapi?
Teknologi yang akan dipergunakan adalah teknologi generasi ketiga dengan pilon yang relatif fleksibel dengan dek yang relatif lebih fleksibel. Penampang melintang terdiri dari 3 (tiga) buah box (triple box) yang disebut ‘elemen sayap’ (wing element), masing-masing dengan bentuk yang sangat aerodinamik dengan tinggi tidak lebih dari 3,0 m. Ketiga box ini digabungkan dengan balok-balok melintang (cross beams) dengan tinggi tidak lebih dari 4,5 m dan dengan jarak antara 30 m dengan celah udara di antara masing-masing box. Akibat gempa jembatan gantung ini hanya mengalami getaran kuat pada pilonnya, yang karena fleksibilitasnya yang relatif tinggi berfungsi sebagai ‘base isolator’ yang meredam perambatan getaran lebih lanjut, sehingga deknya tetap relative ‘tenang’. Akibat angin dari samping jembatan ini mengalami ‘drag’ yang relatif sangat kecil berkat bentuk dek yang sangat aerodinamik dan adanya celah udara di antara masing-masing box yang meloloskan angin.

Letusan Gunung Anak Krakatau diperkirakan tidak akan sebesar letusan Gunung Krakatau dulu. Letupan-letupan yang terjadi setiap saat akan membuat pengeluaran energi tidak akan sebesar dengan hanya sekali letusan. Design jembatan dipastikan sudah memperhitungkan hal-hal yang terkait dengan situasi kondisi Selat Sunda.

Berapa perkiraan biaya pembangunan yang dibutuhkan?
PT GBLS telah dan akan bekerja sama dengan tenaga-tenaga ahli yang professional dari dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengoperasiannya nanti.

Dari hasil Pra FS JSS dengan menggunakan simulasi pembiayaan pembangunan jembatan ultra panjang seperti Suramadu, Konfederasi dan Stratto de Messinna telah diperoleh estimasi biaya sekitar US$ 10 miliar. Ini hanya biaya untuk pembangunan jembatan semata, belum termasuk pembebasan lahan untuk kaki-kakinya. Jumlah ini akan bertambah besar jika rencana pemgembangan kawasan disertakan. Kepastian besarnya biaya proyek Pengembangan KSISS akan dihitung kembali dalam FS.

Siapa investor asing yang akan terlibat dalam proyek ini ?
Saat ini yang sangat intens berminat untuk terlibat adalah investor dari China. Namun demikian hingga sekarang PT GBLS masih membuka diri bagi investor-investor negara lain yang berminat ikut terlibat merealisasikan proyek Pengembangan KSISS. Saat ini yang terlihat sangat intens untuk terlibat adalah investor dari China. Pada kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Beijing pada tanggal 23 Maret yang lalu, Konsorsium Banten-Lampung, menandatangani cooperation agreement dengan mitra strategis di RRT. Pada saat itu, seluruhnya ada 15 MOU dan agreement yang ditandatangani dengan total nilai US$ 17,7 miliar, dalam mana nilai Proyek Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda  sebesar US$ 12 miliar.

Seperti apa nilai penting strategis KSISS di mata Grup Artha Graha?
Proyek Jembatan Selat Sunda sebagai infrastruktur penghubung Pulau Jawa dan Pulau Sumatera telah digagas sejak tahun 1960. Almarhum Presiden Sukarno mencanangkan gagasan pembangunan sarana penghubung antar pulau dalam program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (1961-1969). Tujuan dasarnya adalah mempercepat pembangunan perekonomian bangsa. Pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Selat Sunda sangat bermanfaat untuk kemajuan dan kesejahteraan suatu negara.

Grup Artha Graha sebagai salah satu anak bangsa akan sangat bangga jika dipercayakan dan turut serta untuk mewujudkan proyek besar Bangsa Indonesia ini.

Selaku inisiator, bagaimana perkembangan mutakhir persiapan KSISS?
Upaya-upaya yang dilakukan oleh Konsorsium Banten Lampung selama ini diapresiasi oleh Pemerintah.  Dengan Perpres No. 86 Tahun 2011, Konsorsium Banten Lampung ditetapkan sebagai Pemrakarsa Proyek. Konsorsium Banten Lampung yaitu PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) merupakan badan usaha yang dibentuk oleh dan antara PT Banten Global Development (BUMD Provinsi Banten), PT Lampung Jasa Utama (BUMD Provinsi Lampung) dan PT Bangungraha Sejahtera Mulia (Artha Graha Network).

Pemrakarsa berkewajiban membiayai dan menyelesaikan penyiapan proyek, yang terdiri dari studi kelayakan dan basic design; rencana bentuk kerjasama; rencana pembiayaan proyek dan sumber dana; dan rencana penawaran kerjasama yang mencakup jadwal, proses dan cara penilaian. Hasil penyiapan proyek tersebut merupakan bagian dokumen dalam pelelangan pengadaan BUKSISS. Dalam rangka pengadaannya, Pemrakarsa memperoleh kompensasi berupa tambahan nilai paling banyak sebesar 10% (sepuluh perseratus), atau hak menyamakan penawaran (right to match), atau pembelian prakarsa Proyek Kerjasama termasuk hak kekayaan intelektual yang menyertainya oleh pemenang lelang.

PT GBLS sebagai pemrakarsa terus mempersiapkan diri dalam segala hal. PT GBLS akan segera menyusun Penyiapan Proyek selama 24 bulan setelah menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Badan Pelaksana.

Polls

Apa Browser Favorit Anda?
Internet Explorer
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera


19 Desember 2012

Lorem Ipsum

DOWNLOAD
19 Desember 2012

Lorem Ipsum

DOWNLOAD
19 Desember 2012

Lorem Ipsum

DOWNLOAD
19 Desember 2012

Lorem Ipsum

DOWNLOAD
19 Desember 2012

Lorem Ipsum

DOWNLOAD
19 Desember 2012

Lorem Ipsum

DOWNLOAD


18 Desember 2012

BUMN Dilibatkan dalam Proyek JSS id

DOWNLOAD

Polls

Apa Browser Favorit Anda?
Internet Explorer
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera



GAMBARAN UMUM
Gagasan menghubungkan Sumatera, Jawa dan Bali pertama kali dikemukakan oleh Presiden Sukarno
pada 1960. Para Presiden Indonesia di-era berikutnya, mengembangkan gagasan pembangunan
infrastruktur strategis guna menghubungkan pulau-pulau tersebut. Presiden Soeharto menginstruksikan
BPPT mengkaji gagasan dan konsep hubungan langsung Sumatera-Jawa-Bali (Trinusa Bimasakti) pada
1986.

Dalam masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, diterbitkan 4 peraturan perundang-
undangan guna mewujudkan cita-cita besar tersebut, yaitu PP No. 26 Tahun 2008 tentang Rencana
Tata Ruang Wilayah Nasional (Jembatan Selat Sunda adalah bagian jaringan jalan bebas hambatan
nasional, dan Kawasan Selat Sunda merupakan Kawasan Strategis Nasional), Keppres No. 36 Tahun
2009 tentang Tim Nasional Persiapan Pembangunan Jembatan Selat Sunda, Perpres No. 32 Tahun
2011 tentang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-
2025 (Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda menjadi salah satu program utama), dan Perpres
No. 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS).
Penerbitan peraturan perundang-undangan tersebut merupakan Political Will yang sangat kuat dari
Pemerintah guna mewujudkan konektivitas Jawa dan Sumatera.

PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) atau disingkat PT GBLS adalah konsorsium badan usaha
yang didirikan oleh Artha Graha Network bermitra dengan BUMD Provinsi Banten dan BUMD Provinsi
Lampung pada tanggal 13 Januari 2012 dengan tugas membantu Pemerintah untuk mempercepat
pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya pada Pengembangan Kawasan Strategis dan
Infrastruktur Selat Sunda (KSISS).

VISI
• Menjadi perusahaan terkemuka dalam program percepatan dan perwujudan pengembangan
infrastruktur di Indonesia.

MISI
• Terlibat sebagai mitra strategis Pemerintah dalam percepatan dan perwujudan Pengembangan
KSISS.
• Bersinergi dengan berbagai lembaga pembiayaan/organisasi domestik, internasional dan
multilateral yang memiliki kemampuan pendanaan dan kemauan membiayai Pengembangan
KSISS.
• Bersinergi dengan berbagai mitra strategis domestik dan internasional yang memiliki kompentensi,
keahlian, kredibilitas dan pengalaman dalam merancang dan mengembangkan mega proyek setara
KSISS.

STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT GBLS

NILAI-NILAI PERUSAHAAN
• Kompeten Inovasi
• Integritas Tim Kerja yang Militan
• Bermitra dengan kepercayaan untuk mencapai tujuan bersama.
• Hasil yang berkualitas untuk kepentingan nasional
• Tepat waktu dalam penyelesaian proyek



Lorem Ipsum hanya teks dummy dari percetakan dan industri typesetting. Lorem Ipsum telah menjadi teks dummy standar industri sejak tahun 1500-an, ketika sebuah printer yang tidak dikenal mengambil dapur jenis dan acak untuk membuat sebuah buku jenis spesimen. Ia tidak hanya bertahan selama lima abad, tetapi juga lompatan ke penataan huruf elektronik, tanpa ada perubahan apapun. Itu dipopulerkan pada tahun 1960 dengan merilis lembaran Letraset berisi ayat-ayat Lorem Ipsum, dan baru-baru dengan perangkat lunak desktop publishing seperti Aldus PageMaker termasuk versi Lorem Ipsum.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, Lorem Ipsum bukan hanya teks acak. Ia memiliki akar dalam literatur Latin klasik dari 45 SM, sehingga lebih dari 2000 tahun. Richard McClintock, seorang profesor Latin di Hampden-Sydney College di Virginia, mendongak salah satu dari kata Latin lebih jelas, consectetur, dari bagian Lorem Ipsum, dan akan melalui mengutip dari kata dalam sastra klasik, menemukan sumber undoubtable. Lorem Ipsum berasal dari bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari "de Finibus Bonorum et Malorum" (The Ekstrem Baik dan Jahat) oleh Cicero, yang ditulis pada 45 SM. Buku ini adalah sebuah risalah pada teori etika, sangat populer pada masa Renaissance. Baris pertama dari Lorem Ipsum, "Lorem ipsum dolor sit amet ..", berasal dari garis di bagian 1.10.32.
Potongan Lorem Ipsum standar yang digunakan sejak tahun 1500-an direproduksi di bawah ini untuk mereka yang tertarik. Bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari "de Finibus Bonorum et Malorum" oleh Cicero juga direproduksi dalam bentuk aslinya yang tepat, disertai dengan versi bahasa Inggris dari terjemahan 1914 oleh H. Rackham.

Ini adalah fakta menetapkan bahwa lama pembaca akan terganggu oleh konten yang dapat dibaca dari halaman ketika melihat tata letaknya. Titik menggunakan Lorem Ipsum adalah bahwa ia memiliki distribusi yang lebih-atau-kurang normal huruf, sebagai lawan menggunakan 'Konten sini, konten di sini', sehingga terlihat seperti bahasa Inggris dibaca. Banyak paket publishing desktop dan editor halaman web sekarang menggunakan Lorem Ipsum sebagai teks model mereka default, dan mencari 'lorem ipsum' akan mengungkap banyak situs web masih dalam tahap awal. Berbagai versi telah berevolusi selama bertahun-tahun, kadang-kadang secara tidak sengaja, kadang-kadang sengaja (humor disuntikkan dan sejenisnya).

Ada banyak variasi bagian dari Ipsum Lorem yang tersedia, tetapi sebagian besar telah mengalami perubahan dalam beberapa bentuk, dengan humor disuntikkan, atau kata-kata acak yang tidak terlihat bahkan sedikit dipercaya. Jika Anda akan menggunakan bagian dari Lorem Ipsum, Anda harus yakin tidak ada sesuatu yang memalukan tersembunyi di tengah-tengah teks. Semua generator Lorem Ipsum di internet cenderung untuk mengulang potongan standar yang diperlukan, membuat ini generator sejati pertama di Internet. Ini menggunakan kamus lebih dari 200 kata Latin, dikombinasikan dengan beberapa struktur kalimat model, untuk menghasilkan Ipsum Lorem yang tampak wajar. The Ipsum Lorem dihasilkan karena itu selalu bebas dari pengulangan, humor disuntikkan, atau non-karakteristik kata dll



Lorem Ipsum hanya teks dummy dari percetakan dan industri typesetting. Lorem Ipsum telah menjadi teks dummy standar industri sejak tahun 1500-an, ketika sebuah printer yang tidak dikenal mengambil dapur jenis dan acak untuk membuat sebuah buku jenis spesimen. Ia tidak hanya bertahan selama lima abad, tetapi juga lompatan ke penataan huruf elektronik, tanpa ada perubahan apapun. Itu dipopulerkan pada tahun 1960 dengan merilis lembaran Letraset berisi ayat-ayat Lorem Ipsum, dan baru-baru dengan perangkat lunak desktop publishing seperti Aldus PageMaker termasuk versi Lorem Ipsum.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, Lorem Ipsum bukan hanya teks acak. Ia memiliki akar dalam literatur Latin klasik dari 45 SM, sehingga lebih dari 2000 tahun. Richard McClintock, seorang profesor Latin di Hampden-Sydney College di Virginia, mendongak salah satu dari kata Latin lebih jelas, consectetur, dari bagian Lorem Ipsum, dan akan melalui mengutip dari kata dalam sastra klasik, menemukan sumber undoubtable. Lorem Ipsum berasal dari bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari "de Finibus Bonorum et Malorum" (The Ekstrem Baik dan Jahat) oleh Cicero, yang ditulis pada 45 SM. Buku ini adalah sebuah risalah pada teori etika, sangat populer pada masa Renaissance. Baris pertama dari Lorem Ipsum, "Lorem ipsum dolor sit amet ..", berasal dari garis di bagian 1.10.32.
Potongan Lorem Ipsum standar yang digunakan sejak tahun 1500-an direproduksi di bawah ini untuk mereka yang tertarik. Bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari "de Finibus Bonorum et Malorum" oleh Cicero juga direproduksi dalam bentuk aslinya yang tepat, disertai dengan versi bahasa Inggris dari terjemahan 1914 oleh H. Rackham.

Ini adalah fakta menetapkan bahwa lama pembaca akan terganggu oleh konten yang dapat dibaca dari halaman ketika melihat tata letaknya. Titik menggunakan Lorem Ipsum adalah bahwa ia memiliki distribusi yang lebih-atau-kurang normal huruf, sebagai lawan menggunakan 'Konten sini, konten di sini', sehingga terlihat seperti bahasa Inggris dibaca. Banyak paket publishing desktop dan editor halaman web sekarang menggunakan Lorem Ipsum sebagai teks model mereka default, dan mencari 'lorem ipsum' akan mengungkap banyak situs web masih dalam tahap awal. Berbagai versi telah berevolusi selama bertahun-tahun, kadang-kadang secara tidak sengaja, kadang-kadang sengaja (humor disuntikkan dan sejenisnya).

Ada banyak variasi bagian dari Ipsum Lorem yang tersedia, tetapi sebagian besar telah mengalami perubahan dalam beberapa bentuk, dengan humor disuntikkan, atau kata-kata acak yang tidak terlihat bahkan sedikit dipercaya. Jika Anda akan menggunakan bagian dari Lorem Ipsum, Anda harus yakin tidak ada sesuatu yang memalukan tersembunyi di tengah-tengah teks. Semua generator Lorem Ipsum di internet cenderung untuk mengulang potongan standar yang diperlukan, membuat ini generator sejati pertama di Internet. Ini menggunakan kamus lebih dari 200 kata Latin, dikombinasikan dengan beberapa struktur kalimat model, untuk menghasilkan Ipsum Lorem yang tampak wajar. The Ipsum Lorem dihasilkan karena itu selalu bebas dari pengulangan, humor disuntikkan, atau non-karakteristik kata dll



BERSATU 

Pada 1928, para pemuda dari berbagai bagian wilayah Indonesia mengikrarkan Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Indonesia. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu menjadi semboyan Negara Republik Indonesia yang diproklamasikan oleh Soekarno Hatta pada 17 Agustus 1945. Semua uraian tersebut menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mempunyai cita-cita untuk bersatu padu menjadi negara dan bangsa yang besar. 

IDE HUBUNGAN LANGSUNG PULAU JAWA & SUMATERA (1960-1965)
Pembangunan sarana penghubung pulau Jawa & Sumatera sudah digagas sejak tahun 1960 oleh Presiden Soekarno pada saat diumumkannya Pembangunan Nasional Semesta Berencana - PNSB (1961-1969)
Prof. Dr. Ir.Sedyatmo mengusulkan Ide & terobosan “berani” mengenai hubungan langsung antara pulau Jawa & Sumatera dalam suatu orasi ilmiah di ITB, yang beliau namakan Tri Nusa Bimasakti. Namun belum dinyatakan jenis penyeberangannya
Atas terobosan “berani” tersebut, Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Sipil membuat uji coba design Jembatan Sumatera – Jawa dengan menyajikan maketnya di gedung Pola Jakarta dalam rangka HUT RI ke-20

Juni 1986,Gagasan dan konsep proyek hubungan langsung Jawa-Sumatera tersebut disampaikan kepada Presiden Suharto.
Presiden Suharto menunjuk BJ.Habibie (Mentristek/Ka.BPPT) untuk menindaklanjuti/mengkaji ide serta gagasan Prof. Sedyatmo terhadap 3 Jembatan Jawa – Sumatera, Jawa - Bali, Surabaya – Madura yang selanjutnya disebut Tri Nusa Bimasakti

1997 - BPPT meminta Prof. Wiratman untuk melakukan kajian Jembatan Selat Sunda dan Kelayakannya sebagai Penghubung Jawa & Sumatera
Hasil kajian tersebut juga menguatkan pilihan Jembatan adalah yang sesuai untuk menghubungkan Jawa – Sumatera, dibandingkan dengan terowongan / tunnel

13 Desember 2002 dilakukan Penandatanganan Keputusan Bersama Gubernur Banten (Djoko Munandar) dan Gubernur Lampung (Oemarsono) No. 34 Tahun 2002 dan No. 38 Tahun 2002 tentang Kesepakatan Kerja Sama Pembangunan Wilayah Perbatasan antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Pemerintah Provinsi Lampung

7 Desember 2004 dilakukan Penandatangan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Provinsi Lampung (Sjachroedin ZP) No. G/395/IV.01/HK/2004 dengan Pemerintah Provinsi Banten (Djoko Munandar) No. 550/20-HUK/2004 tentang Percepatan Pembangunan Jembatan Selat Sunda

6 Juni 2005 dilakukan paparan konsep JSS dihadapan Gubernur Banten (Djoko Munandar) & Gubernur Lampung (Sjachroedin ZP) di Kantor Gubernur Provinsi Lampung di Bandar Lampung.

11 Mei 2007 dilakukan Pertemuan Gubernur Banten (Ratu Atut Choisyah) dan Gubernur Lampung (Sjachroedin ZP) serta dihadiri pula DPRD masing-masing propinsi dan pada saat itu Konsorsium AG Network - Wiratman & Associates diundang untuk memaparkan Jembatan Selat Sunda bertempat di Kantor Gubernur Provinsi Banten di Serang, Banten

10 - 12 September 2007 dilakukan Pertemuan Badan Kerjasama - DPRD seluruh Jawa & Sumatera, tim AGN dan Wiratman atas Undangan Gubernur Lampung melakukan Presentasi Jembatan Selat Sunda kepada DPRD Tingkat  I provinsi seluruh Jawa dan Sumatera yang akhirnya mengeluarkan rekomendasi Pembangunan JSS sebagai program prioritas

Pada 3 Oktober 2007, dilakukan Penandatangan Memorandung of Agreement (MoA) Pembangunan Jembatan Selat Sunda antara Pemerintah Provinsi Lampung – Pemerintah Provinsi Banten – PT Bangungraha Sejatera Mulia di atas kapal Tunas Wisesa 03, dihadiri oleh seluruh Muspida, Mensetneg, Ketua Bappenas, tokoh masyarakat serta lembaga-lembaga terkait.


Lorem Ipsum hanya teks dummy dari percetakan dan industri typesetting. Lorem Ipsum telah menjadi teks dummy standar industri sejak tahun 1500-an, ketika sebuah printer yang tidak dikenal mengambil dapur jenis dan acak untuk membuat sebuah buku jenis spesimen. Ia tidak hanya bertahan selama lima abad, tetapi juga lompatan ke penataan huruf elektronik, tanpa ada perubahan apapun. Itu dipopulerkan pada tahun 1960 dengan merilis lembaran Letraset berisi ayat-ayat Lorem Ipsum, dan baru-baru dengan perangkat lunak desktop publishing seperti Aldus PageMaker termasuk versi Lorem Ipsum.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, Lorem Ipsum bukan hanya teks acak. Ia memiliki akar dalam literatur Latin klasik dari 45 SM, sehingga lebih dari 2000 tahun. Richard McClintock, seorang profesor Latin di Hampden-Sydney College di Virginia, mendongak salah satu dari kata Latin lebih jelas, consectetur, dari bagian Lorem Ipsum, dan akan melalui mengutip dari kata dalam sastra klasik, menemukan sumber undoubtable. Lorem Ipsum berasal dari bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari "de Finibus Bonorum et Malorum" (The Ekstrem Baik dan Jahat) oleh Cicero, yang ditulis pada 45 SM. Buku ini adalah sebuah risalah pada teori etika, sangat populer pada masa Renaissance. Baris pertama dari Lorem Ipsum, "Lorem ipsum dolor sit amet ..", berasal dari garis di bagian 1.10.32.
Potongan Lorem Ipsum standar yang digunakan sejak tahun 1500-an direproduksi di bawah ini untuk mereka yang tertarik. Bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari "de Finibus Bonorum et Malorum" oleh Cicero juga direproduksi dalam bentuk aslinya yang tepat, disertai dengan versi bahasa Inggris dari terjemahan 1914 oleh H. Rackham.

Ini adalah fakta menetapkan bahwa lama pembaca akan terganggu oleh konten yang dapat dibaca dari halaman ketika melihat tata letaknya. Titik menggunakan Lorem Ipsum adalah bahwa ia memiliki distribusi yang lebih-atau-kurang normal huruf, sebagai lawan menggunakan 'Konten sini, konten di sini', sehingga terlihat seperti bahasa Inggris dibaca. Banyak paket publishing desktop dan editor halaman web sekarang menggunakan Lorem Ipsum sebagai teks model mereka default, dan mencari 'lorem ipsum' akan mengungkap banyak situs web masih dalam tahap awal. Berbagai versi telah berevolusi selama bertahun-tahun, kadang-kadang secara tidak sengaja, kadang-kadang sengaja (humor disuntikkan dan sejenisnya).

Ada banyak variasi bagian dari Ipsum Lorem yang tersedia, tetapi sebagian besar telah mengalami perubahan dalam beberapa bentuk, dengan humor disuntikkan, atau kata-kata acak yang tidak terlihat bahkan sedikit dipercaya. Jika Anda akan menggunakan bagian dari Lorem Ipsum, Anda harus yakin tidak ada sesuatu yang memalukan tersembunyi di tengah-tengah teks. Semua generator Lorem Ipsum di internet cenderung untuk mengulang potongan standar yang diperlukan, membuat ini generator sejati pertama di Internet. Ini menggunakan kamus lebih dari 200 kata Latin, dikombinasikan dengan beberapa struktur kalimat model, untuk menghasilkan Ipsum Lorem yang tampak wajar. The Ipsum Lorem dihasilkan karena itu selalu bebas dari pengulangan, humor disuntikkan, atau non-karakteristik kata dll

Polls

Apa Browser Favorit Anda?
Internet Explorer
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera

Visitor Static

0023563

PT. Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS)
Alamat:
Sudirman Central Business District
Artha Graha Building 9th Floor;
Jl. Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta, Indonesia, 12190
Telp: +62.21-514 02801 Fax.: +62.21.514 02802
Email: info@jembatanselatsunda.com

Polls

Apa Browser Favorit Anda?
Internet Explorer
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera
Name
Company
Job Position
E-mail
Address
Phone
Message